Tegar Ditinggal Nikah
By Arya
narindra
Aku sedih…atau harus
bahagia…
awal aku ketemu dia 1tahun yang lalu saat erupsi merapi 2010. awalnya aku memang
ga punya rasa apapun sama dia. aku dan dia juga sama-sama cuek-cuek aja kalo
jumpa. umur kami jg lumayan terpaut jauh.Namun setelah terjadi banjir lahar
dingin di bulan desember 2010 dan setelah awal januari 2011 kami mulai saling
akrap,dan apapun kesibukan kami saat itu ga menghalangi komunikasi kami. kami
sering berbagi cerita,sering kirim pesan lewat sms saat terbangun tidur sampai
menjelang tidur.
saat aku merasa sudah deket,akrap dan sudah di anggap menjadi keluarga sendiri,maka
mulailah kasih serta sayang tulusku mengalir untuknya yang tanpa aku paksakan,adakalanya
aku menginap di rumahnya sehingga ada kenangan dimana saat itu aku menina bobokan
dia,banyak sekali terukir kenangan yang rasanya mampu membuatku bertahan lama
ada di Jumoyo, rutinitasku tiap
hari memang berada di dapur umum pengungsian korban lahar dingin di Bale desa
jumoyo,namun bila sore hari menjelang mahrib aku sering pulang ke rumah
jumoyoku yaitu bertemu dengan keluarga jumoyoku,ada ani,upi,ibu,dan
simbah,banyak sekali kesan di rumah itu karena mereka semua sudah menganggap
aku sebagai bagian dari keluarganya.
Yaahh meski begitu
aku menyadari ada batasan-batasan tertentu karena aku hanya orang asing yang
kebetulan akrap bersama keluarga itu,terlebih di rumahnya tak ada satu sosok
lelaki karena beberapa tahun silam ayahnya ani wafat dengan pelantara sakit,saat
berada di tengah-tengah mereka aku sungguh merasa beruntung bisa di terima oleh
mereka sehingga kebebasanpun bisa aku dapatkan di sana,terlalu banyak kenangan
bersama mereka meski hanya sekitar 7 bulan,banyak sekali waktu yang aku
habiskan bersama mereka terutama bersama ani yang awalnya hanya aku anggep
seperti adikku sendiri,kamipun sering becanda trlebih saat akan sholat mahrib
ani sering jahil membatalkan wudluku,sering nonton tivi bareng sembari
mengobrol dan menikmati teh manis yang anget,makan bareng,jalan-jalan
bareng,saat hujan deras banyak petir serta lampu padam bahagia rasanya melalui
itu semua bersama ani dan keluarga.
Pernah pada suatu
hari kami meminta ijin ibu untuk mengajaknya main ke kota kecilku di Temanggung
bahkan mampir kerumah untuk bertemu ayah ibuku serta melihat kondisi rumah dan
tatanan lingkunganku,aku menyimpan misi rahasia saat itu yaaaaa aku biarkan dia
menilai sendiri atas apa yang sudah dia saksikan dengan kondisi nyata kampung
halamanku,dan sampai saat inipun aku tak pernah menanyakan hal itu…
Rasanya saat itu kami
menghabiskan waktu seharian untuk berjalan !!!. aku bahagia sekali!!
Namun kini saatnya
aku harus melepaskan dia untuk selama-lamanya…
Sebentar lagi dia akan menikah, Oh tidak.. rasanya aku tak pernah membayangkan
hal ini,tapi ternyata kejadian ini benar-benar terjadi dan menimpaku.aku
bingung harus bersikap bagaimana…
Menangis tersedu-sedu, meratapi nasib, atau marah-marah semua itu tak akan
menyelesaikan masalah. Memang kali pertama mendengar kabar ini aku sontak kaget
tak mempercayai rasanya seperti disamber geledek,aku pingin berontak,banyak
bicara untuk menanyakan alasan dia tiba-tiba menikah,dulu dia pernah mengatakan
akan terlebih dulu menyelesaikan sekripsinya dari pada menikah,dia pun tahu
akan kasih serta sayangku yang selama ini aku berikan,semoga
ibu bener-bener merestui dia menikah
dengan lelaki itu Karena ridlo dari tuhan terdapat dalam ridlonya ibu,terasa
lebih mnyakitkan lagi bila dia dan ibu tidak mengabari atau mengundangku di acara
akad nikahnya nanti,alasannya mungkin tak tega mengabari aku karena kebahagiaan
mereka adalah kesedihanku,,maafin aku ibu kalau sebenarnya aku juga memiliki
keinginan untuk memiliki ani secara utuh,namun apa boleh buat saat ini yang
akan terjadi adalah ani harus menikah dengan pemuda yang sudah hampir 3 tahun
setia menemani ani,dan yang aku tahu ani memang bahagia berada di sisinya.semoga
aku ga sedih di acara itu,aku akan tetap hadir walau statusku sebagai tamu tak
di undang,aku akan berusaha untuk hadir menjadi seorang kakak yang sebagaimana
hal inilah yang ani inginkan.
Aku harus mampu
mendengar kalimat demi kalimat dari penghulu,serta doa-doa orang di sekitarku
tanpa harus menunjukkan air mata kesedihanku,maka aku benar-benar akan merasa
bahwa diriku ini memang kuat,mentalku baja,aku kan berusaha ikhlas dengan semua
itu…andai setelah acara itu usai dan kemudian aku kembali pulang dan menangis
maka air mata itu akan aku biarkan mengalir,aku ga akan menahannya terlalu lama
lagi karena aku tak ingin semakin terbebani dengan perasaan menyesal,aku hanya
takut…apa yang bisa aku lakukan untuk menghibur diriku sendiri… tapi aku tak harus terus terperangkap dalam
masalah ini, bangkit Sob!
Ada banyak alasan
kenapa hal ini terjadi, mungkin memang Ani sudah menemukan pasangan yang lebih
cocok untuk mendampinginya, atau mungkin dia dijodohkan dengan orang tuanya, semua
kemungkinan bisa terjadi,ahhh biar sajalah,apapun alasannya toh besok ani
bakalan membuka lembaran baru dengan pemuda pilihan hatinya.Yang penting aku
tak boleh berlarut-larut dan terjebak dalam masalah ini.
Cinta dan benci
adalah bagian dari perasaan,keduanya merupakan manifestasi dari kecenderungan
seseorang,dengan cinta manusia cenderung untuk mendekati serta
menyenangi,dengan cinta seseorang akan melakukan aktifitas dengan ikhlas dan
penuh pengorbanan.
Namun
sebaliknya,dengan benci seseorang akan cenderung untuk meninggalkan dan
menjauhi.Perbuatan apapun yang dilakukan karena cinta pastinya akan berbeda
kualitasnya bila di banding dengan perbuatan yang dilakukan tanpa dasar cinta
dan suka apalagi hanya sekedar melakukan legitimasi untuk menunaikan kewajiban.Sebaliknya,,perbuatan
yang di tinggalkan karena benci akan sangat berbeda dengan perbuatan yang di
tinggalkan tanpa adanya perasaan benci dan ketidaksukaan.
Saatnya aku harus
meminta fatwa pada hatiku sendiri,karena kebaikan itu adalah sesuatu yang
membuat jiwa dan hati ini tenang.Semua orang pastinya menginginkan kebahagiaan
cara orang mengejar kebahagiaanpun berbeda-beda,akibatnya berbeda pula kualitas
kebahagiaannya,ada yang semu dan ada yang sejati.Sisi luar dari kebahagiaan
memang relative dan tak bisa di sama ratakan.Kebahagiaan itu ada di hati dan
disitulah kebahagiaan bisa di ukur..apakah semu atau sejati.Aku kan berusaha
untuk tidak memoles sisi luar sebuah kebahagiaan,karena dengan menyalahi atau
melanggar suara hati justru hanya akan menimbulkan kesenjangan,split
personality,dan juga kebahagiaan yang sangat kabur serta semu.
Saatnya bagiku untuk
mendengarkan suara hati dengan tulus,jujur,dan penuh kelapangan.Suara hati
kita,nurani kita,kata hati kita adalah jati diri keaslian kita…akankah kita
menghianatinya…??
Oh Tuhan…
kuatkan aku dengan semua ini !!!
aku yakin kau akan memberikan jalan yang terbaik untukku, dia dan dirinya…
aku ingin melepaskannya dengan senyum bahagia
karna senantiasa aku ingin melihat dia bahagia
saat mengetahui berita itu pun aku tidak marah, walaupun rasanya hatiku
meneteskan air mata …
aku hanya bersedih mengapa saat kutemukan bahagia bersamanya, saat kuyakinkan
hati tuk memilihnya, ternyata semua itu berbeda tak sesuai dengan apa yang
selama ini aku impi-impikan…
Berat hati ini Tuhan…
dia pernah bilang
“Apa Any harus menikah dulu biar perasaan mas Hasim ke Any hilang?”
sungguh sejak saat itu aku tidak ingin
membuatnya bingung atas pilihannya, membuatnya ragu untuk terus melangkah, aku
meminta agar dia baik-baik saja dengan calon suaminya…
mungkin ini lebih baik, mungkin ini takdir, mungkin ini sudah jalan-Nya
AKU RELA MELIHAT KAU DENGANNYA hal
inilah yang saat ini sedang aku pejuangkan karena sampai detik inipun aku belum
menerima undangan secara langsung dari dia.
sekarang pernikahannya
tinggal beberapa hari lagi,aku akan datang meski mereka tak berkenan,paling
tidak dengan ikut hadir memberikan restu kepada mereka akan menyadarkan aku
kadar kasih sayang seperti apa yang selanjutnya harus aku berikan untuk dia.
untuk kedepan aku ingin sendiri dulu, aku harap dia bahagia…
aku tidak akan pernah menganggu dan memaksakan apa yang bukan jadi milikku
karna selama bersamanya ku sadar aku telah menyakiti hati seseorang.
mungkin pacarnya
tidak mengetahui betapa banyak waktu yang kami lalui bersama, tapi sungguh aku
tidak punya niat untuk menyakiti hati siapa pun!!!
aku sungguh
mencintainya Tuhan…
mungkin dengan cara ini dia tau betapa tulusnya aku mencintainya
betapa besar aku berkorban untuknya !!!
semoga ini tidak akan sia-sia, ini adalah usahaku untuk kebahagiannya,,meski
dahulu dia begitu gundah akan hubungan mereka maka saat ini terkabullah
do-a-doa yang sering ia panjatkan,berakhirlah kegelisahan,berakhirlah rasa
ketakutan,dan terhapuslah air mata yang dahulu sempat mengalir dan aku usapkan.
Kembali aku
mengatakan
“tuhan tidak memberi apa yang
aku harapkan,namun tuhan selalu memberi apa yang aku perlukan,kadang aku
sedih,kecewa…namun diatas segalanya tuhan sedang merajut yang terbaik untuk
kehidupanku..semoga aku termasuk golongan orang yang bersyukur”
NB : buat temen-temen yang kebetulan mempunya
kisah yang sama denganku, jangan bersedih teman. pikirkanlah kebahagiaan tak
harus bersama,cinta tak harus memiliki. kebahagiaan adalah dimana kita
mempunyai hati yang tegar dan ketulusan yang besar untuk melihat orang yang
kita sayangi itu bahagia meski tanpa harus bersama kita,meski tak menjadi milik
kita.Kebahagiaan adalah dimana kita berjuang untuk kebahagiaanya.itu adalah
cara yang baik untuk mewujudkan kebahagiaan seseorang. cinta sejati adalah
cinta yang tidak perlu memaksakan kehendak tapi senantiasa membahagiakan. cinta
harus berkorban sekalipun itu perasaan
Ijinkan aku belajar melupakanmu.
Aku
yakin, kau pasti menginginkan aku mempelajari itu. Namun aku ragu, benarkah
tidak ada setitik cinta pun di hatimu terhadapku. Setelah semua kenangan yang
kita ciptakan. Setelah semua memoriku terisi oleh namamu.
Maafkan
aku jika membuatmu tersakiti. Katakan saja jika memang iya, karena aku bukan
orang yang mampu mengerti letak dimana salahku.
Mengapa
hanya diam. Mengapa hanya mengacuhkan. Atau memang begitu caramu untuk
mencampakkan?
Aku
sadar. Mungkin dalam perjalanan panjang kita pun engkau telah tersadar. Aku tak
pantas untukmu. Aku hanyalah serpihan debu yang tak berarti, tapi bagiku engkau
laksana puteri.Jujur, aku selama ini tersilau dengan sikapmu kepadaku.
Apa hanya cukup dengan maaf tanpa penjelasan serta alasan? Lantas kau pergi
meninggalkan aku seolah tak pernah terjadi apa-apa diantara kita. Semudah
itukah kau melupakan.
Jujur,
jalan pikiranmu tak pernah kumengerti. Sekarang, ijinkanlah aku belajar
melupakan.
Melupakan semua kenangan yang ada dalam memori ini. Melupakan semua
tawamu, melupakan semua kebaikanmu, melupakan semua tatapan itu,melupakan saat
aku selalu mengepuk-epuk dan membelai saat menjelang tidurmu.melupakan saat ani
menangis dalam pelukanku,melupakan semua impian serta harapanku untuk memiliki
secara utuh dirimu.
Ijinkanlah aku buyar dalam hitam pekat tak bermasa yang kan
aku jalani kini.
Dulu,
kau menarikku dari kesepian,sedikit demi sedikit
membimbingku,mengingatkanku,serta merubah apa yang ga baik dengan penampilanku.
Engkau ibarat cahayaku dalam kegelapan. Sekarang, setelah takdir kita selesai,
aku kan kembali berada dalam gelapku tanpa cahayamu.
Haruskah
aku menjadi paranoid dalam cinta? Belajar dari kisah bahwa cinta hanya ada
untuk menyakiti. Belajar untuk menyakiti dahulu agar aku tak tersakiti?
Jujur
aku tak pernah menginginkan itu. Cukuplah aku yang berlinang air mata, tetapi
jangan engkau. Kubiarkan engkau datang dan pergi sesukamu, Tahukah kamu apa itu
lelaki matahari? Sudahkah aku menceritakan kepadamu? Nanti, tunggulah nanti aku
akan menceritakannya. Tunggulah saat itu agar engkau mengerti.
Di
sini, aku terus menunggumu,yaitu mengundangku di acara akad nikahmu…karena aku
ingin benar-benar sadar bahwa engkau telah menemukan lentera hidupmu.aku akan
berusaha untuk selalu bertahan disini…Menunggu sembari aku meringkuk dalam
sepi. Sembari mengucapkan doa agar engkau bahagia. Tak perlu engkau mengeja
lagi perasaan hatiku dan meminta maaf karena telah menyakitiku. Sebelum kau
berkata itu, aku telah memaafkanmu.
Bahkan
temanku heran melihatku betapa aku mencintaimu..
Kejarlah
mimpimu diajeng cupitku. Aku akan selalu mendukungmu, bahkan jika kelak engkau
ingin meruntuhkan langit yang menaungi kita, aku juga akan turut berperang
bersamamu.
Bahkan
jika memang hari minggu 20 november 2011 engkau telah berhasil melaksanakan
ijab dengan pria yang duduk di sampingmu, Meski jika pria itu bukan aku, aku
tetap akan selalu mendukungmu selama cinta ini masih di dalam hatiku.Selama
engkau masih menganggapku menjadi bagian dari keluarga jumoyoku.
Jujur,
aku tak ingin lagi mengganggumu. Aku sudah berusaha, tetapi selaksa rindu
menyerangku.
Maafkan aku yang terlalu mencintaimu. Maafkan aku yang tak sanggup
menahan serangan itu. Tetapi diajengku, aku akan belajar. Aku akan belajar
bagaimana cara agar aku tak mengganggumu lagi.
Maka,
ijinkan lah aku melupakanmu. Ijinkan aku belajar melupakan semua kenangan
tentang kita. Melupakan semua kisah yang pernah terjadi.
Saat
aku menulis tulisan ini, aku masih sangat mencintaimu walau ku tahu engkau tak
lagi mengharapkannya
Wahai
engkau yang melumpuhkan hatiku. Maafkan aku untuk semua salahku dan ijinkanlah
aku belajar melupakanmu.
Andaikan
aku boleh memilih, aku ingin kita tetap bersama.Membangun lembaran baru serta
aku ingin menikahimu… Tetapi sudahlah, aku rasa engkau tak akan mau.
Ada pria
yang lebih pantas untukmu dari pada aku.
semoga
engkau bahagia. Aku selalu berharap yang terbaik untukmu.
belajar
melupakan. Semoga ini mudah…
BIARLAH ALLOH YANG MENILAI SERTA MENENTUKAN NASIBKU
Dengan nama Alloh yang maha pemurah lagi maha pengasih
Ya Alloh…seandainya engkau catatkan dia jadi milikku,tercipta
buatku…satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan bersama kami,agar kebahagiaan itu
kekal abadi
Ya Alloh tuhanku yang maha mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini ke tepian yang sejahtera
dan abadi..maka jodohkanlah kami
Tetapi ya Alloh…seandainya tlah kau takdirkan dia bukan
milikku…bawalah dia jauh dari pandanganku
Luputkanlah dia dari ingatanku,dan peliharalah aku dalam
kekecewaan
Ya Alloh tuhanku yang maha mengerti
Berikanlah aku kekuatan untuk menolak bayangnya jauh ke dada
langit,hilang bersama senja merah
Agar aku senantiasa tenang walaupun tanpa bersama dengannya
Ya Alloh yang maha tercinta…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu,sesungguhnya apa yang telah
engkau takdirkan adalah yang terbaik untukku
Sesungguhnya engkau maha mengetahui segala yang terbaik buat
hambamu.
Cukuplah engkau saja yang menjadi pemeliharaku di dunia dan
akhirat
Ya Alloh…dengarlah rintihan dari hambamu yang dhaif ini
Jangan engkau biarkan hambaMu ini sendirian di dunia maupun di
akhirat
Janganlah engkau biarkan aku terjerumuskan kearah kemaksiaatan
dan kemungkaran
Maka karuniakanlah aku pasangan yang beriman
Agar aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup
yang engkau ridloi
Dan karuniakanlah aku keturunan yang sholeh dan sholekhah
Ya Alloh…berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan di akhirat
serta jauhkanlah kami dari azab api neraka
Amiin……………
by ARYA NARINDRA