Minggu, 13 November 2011

catatan hasim arya narindra

Tegar Ditinggal Nikah

aku sedih…atau harus bahagia… Awal aku ketemu dia 1tahun yang lalu saat erupsi merapi 2010. awalnya aku memang ga punya rasa apapun sama dia. aku dan dia juga sama-sama cuek-cuek aja kalo jumpa. umur kami jg lumayan terpaut jauh.Namun setelah terjadi banjir lahar dingin di bulan desember 2010 dan setelah awal januari 2011 kami mulai saling akrap,dan apapun kesibukan kami saat itu ga menghalangi komunikasi kami. kami sering berbagi cerita,sering kirim pesan lewat sms saat terbangun tidur sampai menjelang tidur. saat aku merasa sudah deket,akrap dan sudah di anggap menjadi keluarga sendiri,maka mulailah kasih serta sayang tulusku mengalir untuknya yang tanpa aku paksakan,adakalanya aku menginap di rumahnya sehingga ada kenangan dimana saat itu aku menina bobokan dia,banyak sekali terukir kenangan yang rasanya mampu membuatku bertahan lama ada di Jumoyo, rutinitasku tiap hari memang berada di dapur umum pengungsian korban lahar dingin di Bale desa jumoyo,namun bila sore hari menjelang mahrib aku sering pulang ke rumah jumoyoku yaitu bertemu dengan keluarga jumoyoku,ada ani,upi,ibu,dan simbah,banyak sekali kesan di rumah itu karena mereka semua sudah menganggap aku sebagai bagian dari keluarganya. Yaahh meski begitu aku menyadari ada batasan-batasan tertentu karena aku hanya orang asing yang kebetulan akrap bersama keluarga itu,terlebih di rumahnya tak ada satu sosok lelaki karena beberapa tahun silam ayahnya ani wafat dengan pelantara sakit,saat berada di tengah-tengah mereka aku sungguh merasa beruntung bisa di terima oleh mereka sehingga kebebasanpun bisa aku dapatkan di sana,terlalu banyak kenangan bersama mereka meski hanya sekitar 7 bulan,banyak sekali waktu yang aku habiskan bersama mereka terutama bersama ani yang awalnya hanya aku anggep seperti adikku sendiri,kamipun sering becanda trlebih saat akan sholat mahrib ani sering jahil membatalkan wudluku,sering nonton tivi bareng sembari mengobrol dan menikmati teh manis yang anget,makan bareng,jalan-jalan bareng,saat hujan deras banyak petir serta lampu padam bahagia rasanya melalui itu semua bersama ani dan keluarga. 

Pernah pada suatu hari kami meminta ijin ibu untuk mengajaknya main ke kota kecilku di Temanggung bahkan mampir kerumah untuk bertemu ayah ibuku serta melihat kondisi rumah dan tatanan lingkunganku,aku menyimpan misi rahasia saat itu
yaaaaa aku biarkan dia menilai sendiri atas apa yang sudah dia saksikan dengan kondisi nyata kampung halamanku,dan sampai saat inipun aku tak pernah menanyakan hal itu… Rasanya saat itu kami menghabiskan waktu seharian untuk berjalan !!!. aku bahagia sekali!! Namun kini saatnya aku harus melepaskan dia untuk selama-lamanya…

Sebentar lagi dia akan menikah, Oh tidak.. rasanya aku tak pernah membayangkan hal ini,tapi ternyata kejadian ini benar-benar terjadi dan menimpaku.aku bingung harus bersikap bagaimana… Menangis tersedu-sedu, meratapi nasib, atau marah-marah semua itu tak akan menyelesaikan masalah. 

Memang kali pertama mendengar kabar ini aku sontak kaget tak mempercayai rasanya seperti disamber geledek,aku pingin berontak,banyak bicara untuk menanyakan alasan dia tiba-tiba menikah,dulu dia pernah mengatakan akan terlebih dulu menyelesaikan sekripsinya dari pada menikah,dia pun tahu akan kasih serta sayangku yang selama ini aku berikan,semoga ibu bener-bener merestui dia menikah dengan lelaki itu Karena ridlo dari tuhan terdapat dalam ridlonya ibu,terasa lebih mnyakitkan lagi bila dia dan ibu tidak mengabari atau mengundangku di acara akad nikahnya nanti,alasannya mungkin tak tega mengabari aku karena kebahagiaan mereka adalah kesedihanku,,maafin aku ibu kalau sebenarnya aku juga memiliki keinginan untuk memiliki ani secara utuh,namun apa boleh buat saat ini yang akan terjadi adalah ani harus menikah dengan pemuda yang sudah hampir 3 tahun setia menemani ani,dan yang aku tahu ani memang bahagia berada di sisinya.semoga aku ga sedih di acara itu,aku akan tetap hadir walau statusku sebagai tamu tak di undang,aku akan berusaha untuk hadir menjadi seorang kakak yang sebagaimana hal inilah yang ani inginkan. Andai aku mampu mendengar kalimat dari kalimat penghulu,serta doa-doa orang di sekitarku tanpa harus menunjukkan air mataku maka aku benar-benar akan merasa bahwa diriku ini memang kuat,mentalku baja,aku kan berusaha ikhlas dengan semua itu…andai setelah acara itu usai dan kemudian aku kembali pulang dan menangis maka air mata itu akan aku biarkan,aku ga akan menahannya terlalu lama karena aku tak ingin semakin terbebani dengan perasaan menyesal,aku hanya takut apa yang bisa aku lakukan untuk menghibur diriku sendiri… tapi aku tak harus terus terperangkap dalam masalah ini, bangkit Sob! 

Ada banyak alasan kenapa hal ini terjadi, mungkin memang Ani sudah menemukan pasangan yang lebih cocok untuk mendampinginya, atau mungkin dia dijodohkan dengan orang tuanya, semua kemungkinan bisa terjadi,ahhh biar sajalah,apapun alasannya toh ani besok ani bakalan membuka lembaran baru dengan pemuda pilihan hatinya.Yang penting aku tak boleh berlarut-larut dan terjebak dalam masalah ini. Cinta dan benci adalah bagian dari perasaan,keduanya merupakan manifestasi dari kecenderungan seseorang,dengan cinta manusia cenderung untuk mendekati serta menyenangi,dengan cinta seseorang akan melakukan aktifitas dengan ikhlas dan penuh pengorbanan. Namun sebaliknya,dengan benci seseorang akan cenderung untuk meninggalkan dan menjauhi.Perbuatan apapun yang dilakukan karena cinta pastinya akan berbeda kualitasnya bila di banding dengan perbuatan yang dilakukan tanpa dasar cinta dan suka apalagi hanya sekedar melakukan legitimasi untuk menunaikan kewajiban.Sebaliknya,,perbuatan yang di tinggalkan karena benci akan sangat berbeda dengan perbuatan yang di tinggalkan tanpa adanya perasaan benci dan ketidaksukaan. Saatnya aku harus meminta fatwa pada hatiku sendiri,karena kebaikan itu adalah sesuatu yang membuat jiwa dan hati ini tenang. Semua orang pastinya menginginkan kebahagiaan cara orang mengejar kebahagiaanpun berbeda-beda,akibatnya berbeda pula kualitas kebahagiaannya,ada yang semu dan ada yang sejati.Sisi luar dari kebahagiaan memang relative dan tak bisa di sama ratakan.Kebahagiaan itu ada di hati dan disitulah kebahagiaan bisa di ukur..apakah semu atau sejati.

Aku kan berusaha untuk tidak memoles sisi luar sebuah kebahagiaan karena dengan menyalahi atau melanggar suara hati justru hanya akan menimbulkan kesenjangan,split personality,dan juga kebahagiaan yang sangat kabur serta semu. Saatnya bagiku untuk mendengarkan suara hati dengan tulus,jujur,dan penuh kelapangan.Suara hati kita,nurani kita,kata hati kita adalah jati diri keaslian kita…akankah kita menghianatinya…?? Oh Tuhan… kuatkan aku dengan semua ini !!! aku yakin kau akan memberikan jalan yang terbaik untukku, dia dan dirinya… aku ingin melepaskannya dengan senyum bahagia karna senantiasa aku ingin melihat dia bahagia saat mengetahui berita itu pun aku tidak marah, walaupun rasanya hatiku meneteskan air mata … aku hanya bersedih mengapa saat kutemukan bahagia bersamanya, saat kuyakinkan hati tuk memilihnya, ternyata semua itu berbeda tak sesuai dengan apa yang selama ini aku impi-impikan… Berat hati ini Tuhan… 

dia pernah bilang “Apa Any harus menikah dulu biar perasaan mas Hasim ke Any hilang?” 

sungguh sejak saat itu aku tidak ingin membuatnya bingung atas pilihannya, membuatnya ragu untuk terus melangkah, aku meminta agar dia baik-baik saja dengan calon suaminya… mungkin ini lebih baik, mungkin ini takdir, mungkin ini sudah jalan-Nya AKU RELA MELIHAT KAU DENGANNYA hal inilah yang saat ini sedang aku pejuangkan karena sampai detik inipun aku belum menerima undangan secara langsung dari dia. sekarang pernikahannya tinggal beberapa hari lagi untuk kedepan aku ingin sendiri dulu, aku harap dia bahagia… aku tidak akan pernah menganggu dan memaksakan apa yang bukan jadi milikku karna selama bersamanya ku sadar aku telah menyakiti hati seseorang. mungkin pacarnya tidak mengetahui betapa banyak waktu yang kami lalui bersama, tapi sungguh aku tidak punya niat untuk menyakiti hati siapa pun!!! 
aku sungguh mencintainya Tuhan… mungkin dengan cara ini dia tau betapa tulusnya aku mencintainya betapa besar aku berkorban untuknya !!! semoga ini tidak akan sia-sia, ini adalah usahaku untuk kebahagiannya

NB : buat temen-temen yang kebetulan mempunya kisah yang sama denganku, jangan bersedih teman. pikirkanlah kebahagiaan tak harus bersama,cinta tak harus memiliki. kebahagiaan adalah dimana kita mempunyai hati yang tegar dan ketulusan yang besar untuk melihat orang lain bahagia. dimana kita berjuang untuk kebahagiaanya.itu adalah cara yang baik untuk mewujudkan kebahagiaan seseorang. cinta sejati adalah cinta yang tidak perlu memaksakan kehendak tapi senantiasa membahagiakan. cinta harus berkorban sekalipun itu perasaan 

Ijinkan aku belajar melupakanmu.

Aku yakin, kau pasti menginginkan aku mempelajari itu.Namun aku ragu, benarkah tidak ada setitik cinta pun di hatimu terhadapku. Setelah semua kenangan yang kita ciptakan. Setelah semua memoriku terisi oleh namamu. Maafkan aku jika membuatmu tersakiti. Katakan saja jika memang iya, karena aku bukan orang yang mampu mengerti letak dimana salahku. 

Mengapa hanya diam. Mengapa hanya mengacuhkan. Atau memang begitu caramu untuk mencampakkan? Aku sadar. Mungkin dalam perjalanan panjang kita pun engkau telah tersadar. Aku tak pantas untukmu. Aku hanyalah serpihan debu yang tak berarti, tapi bagiku engkau laksana puteri.Jujur, aku selama ini tersilau dengan sikapmu kepadaku. 

Apa hanya cukup dengan maaf tanpa penjelasan serta alasan? Lantas kau pergi meninggalkan aku seolah tak pernah terjadi apa-apa diantara kita. Semudah itukah kau melupakan. Jujur, jalan pikiranmu tak pernah kumengerti. Sekarang, ijinkanlah aku belajar melupakan. 

Melupakan semua kenangan yang ada dalam memori ini. Melupakan semua tawamu, melupakan semua kebaikanmu, melupakan semua tatapan itu,melupakan saat aku selalu mengepuk-epuk dan membelai saat menjelang tidurmu.melupakan saat ani menangis dalam pelukanku,melupakan semua impian serta harapanku untuk memiliki secara utuh dirimu. Ijinkanlah aku buyar dalam hitam pekat tak bermasa yang kan aku jalani kini. Dulu, kau menarikku dari kesepian,sedikit demi sedikit membimbingku,mengingatkanku,serta merubah apa yang ga baik dengan penampilanku. Engkau ibarat cahayaku dalam kegelapan. Sekarang, setelah takdir kita selesai, aku kan kembali berada dalam gelapku tanpa cahayamu. 

Haruskah aku menjadi paranoid dalam cinta? Belajar dari kisah bahwa cinta hanya ada untuk menyakiti. Belajar untuk menyakiti dahulu agar aku tak tersakiti? Jujur aku tak pernah menginginkan itu. Cukuplah aku yang berlinang air mata, tetapi jangan engkau. Kubiarkan engkau datang dan pergi sesukamu, Tahukah kamu apa itu lelaki matahari? Sudahkah aku menceritakan kepadamu? Nanti, tunggulah nanti aku akan menceritakannya. Tunggulah saat itu agar engkau mengerti. 

Di sini, aku terus menunggumu,yaitu mengundangku di acara akad nikahmu…karena aku ingin benar-benar sadar bahwa engkau telah menemukan lentera hidupmu.aku akan berusaha untuk selalu bertahan disini…Menunggu sembari aku meringkuk dalam sepi. Sembari mengucapkan doa agar engkau bahagia. Tak perlu engkau mengeja lagi perasaan hatiku dan meminta maaf karena telah menyakitiku. 

Sebelum kau berkata itu, aku telah memaafkanmu. Bahkan temanku heran melihatku betapa aku mencintaimu.. Kejarlah mimpimu diajeng cupitku. Aku akan selalu mendukungmu, bahkan jika kelak engkau ingin meruntuhkan langit yang menaungi kita, aku juga akan turut berperang bersamamu. Bahkan jika memang hari minggu 20 november 2011 engkau telah berhasil melaksanakan ijab dengan pria yang duduk di sampingmu, Meski jika pria itu bukan aku, aku tetap akan selalu mendukungmu selama cinta ini masih di dalam hatiku.Selama engkau masih menganggapku menjadi bagian dari keluarga jumoyoku. Jujur, aku tak ingin lagi mengganggumu. 

Aku sudah berusaha, tetapi selaksa rindu menyerangku. Maafkan aku yang terlalu mencintaimu. Maafkan aku yang tak sanggup menahan serangan itu. Tetapi diajengku, aku akan belajar. Aku akan belajar bagaimana cara agar aku tak mengganggumu lagi. Maka, ijinkan lah aku melupakanmu. Ijinkan aku belajar melupakan semua kenangan tentang kita. 

Melupakan semua kisah yang pernah terjadi. Saat aku menulis tulisan ini, aku masih sangat mencintaimu walau ku tahu engkau tak lagi mengharapkannya Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku. Maafkan aku untuk semua salahku dan ijinkanlah aku belajar melupakanmu. Andaikan aku boleh memilih, aku ingin kita tetap bersama.
Membangun lembaran baru serta aku ingin menikahimu… Tetapi sudahlah, aku rasa engkau tak akan mau. Ada pria yang lebih pantas untukmu dari pada aku. semoga engkau bahagia. Aku selalu berharap yang terbaik untukmu. belajar melupakan. Semoga ini mudah…

BIARLAH ALLOH YANG MENILAI SERTA MENENTUKAN NASIBKU 

Dengan nama Alloh yang maha pemurah lagi maha pengasih 

Ya Alloh…seandainya engkau catatkan dia jadi milikku,tercipta buatku…satukanlah hatinya dengan hatiku Titipkanlah kebahagiaan bersama kami,agar kebahagiaan itu kekal abadi

Ya Alloh tuhanku yang maha mengasihi Seiringkanlah kami melayari hidup ini ke tepian yang sejahtera dan abadi..maka jodohkanlah kami 

Tetapi ya Alloh…seandainya tlah kau takdirkan dia bukan milikku…bawalah dia jauh dari pandanganku Luputkanlah dia dari ingatanku,dan peliharalah aku dalam kekecewaan 

Ya Alloh tuhanku yang maha mengerti Berikanlah aku kekuatan untuk menolak bayangnya jauh ke dada langit,hilang bersama senja merah Agar aku senantiasa tenang walaupun tanpa bersama dengannya

Ya Alloh yang maha tercinta… Pasrahkanlah aku dengan takdirMu,sesungguhnya apa yang telah engkau takdirkan adalah yang terbaik untukku Sesungguhnya engkau maha mengetahui segala yang terbaik buat hambamu. 
Cukuplah engkau saja yang menjadi pemeliharaku di dunia dan akhirat 

Ya Alloh…dengarlah rintihan dari hambamu yang dhaif ini Jangan engkau biarkan hambaMu ini sendirian di dunia maupun di akhirat Janganlah engkau biarkan aku terjerumuskan kearah kemaksiaatan dan kemungkaran Maka karuniakanlah aku pasangan yang beriman Agar aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup yang engkau ridloi
Dan karuniakanlah aku keturunan yang sholeh dan sholekhah 

Ya Alloh…berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan di akhirat serta jauhkanlah kami dari azab api neraka 
Amiin……………

Tidak ada komentar:

Posting Komentar