AKHIRNYA KAU MENIKAH JUGA DENGAN DIRINYA
Memang aku salah dengan apa yang aku
lakukan,mencuri nomer telfon some one sepecialnya Ani,namun tujuanku hanyalah
satu yaitu mengetahui apa yang sebenernya ada diantara hubungan mereka
berdua,mengapa aku lakukan hal ini?karena selama aku mengenal ani,dia tak
pernah mau jujur bicara atau menceritakan hubungan mereka berdua,bagi ani aku
memang tak harus ikut campur tentang hal itu karena itu termasuk prifasi
ani,tapi ternyata ga mudah bagiku untuk hanya diam dalam menyimpan banyak Tanya
tentang hubungan ani dengan dia.
Sejak ani
tahu kalo aku sms lelaki itu maka yang terjadi ani banyak menyalahkanku,hal ini
tidaklah mengapa karena aku sendiri juga sudah menyadari akan
salahku,kelancanganku,di benci ani merupakan sebuah konskwensi yang harus aku
terima dari sikapku itu
Namun di
balik semua ini kini banyaklah hikmah yang harus aku dan ani petik,bagiku kini
aku mengerti ternyata ani memang bahagia menjalin hubungan bersama lelaki
itu,ani tetep masih memiliki seseorang yang menjaganya,menghiburnya,serta
memiliki tempat untuk berbagi suka dan duka meski aku harus pergi dengan
sebenarnya,7 bulan yang sudah aku lewatkan bersama ani akan menjadi suatu
kenangan berharga yang akan tetap aku simpan dalam hatiku.
Kalimat yang
kini kadang menyadarkanku ialah:
Apa to yg sbnarnya mas mau ??
Mas pngen mngmbl 1 lg kbhgiaan Any ?
Satu
kalimat yang mampu menusuk hatiku,ga pernah terfikirkan olehku ternyata kasih
serta sayang yang selama ini ku berikan buat Ani terlalu berlebihan sehingga
apa yang aku alami membuat perasaan ini terasa berat harus menerima
kenyataan,yaitu sebuah kenyataan untuk berhenti berharap memiliki hati ani
secara utuh.
Secara
jujur,,,”ingin rasanya kebersamaan ini
tak pernah berakhir,ingin rasanya setiap iringan langkah kita ini tak pernah
putus,ingin terus bersama dan beriring…”ini hanya secuil harapanku untuk
ani.
“diajeng cupitku sing ayu lagi apa?”
Biasanya kalimat itu yang sering menjadi
salam pembuka di stiap sapaanku lewat sms…namun sejak Ani menganggap aku ingin
merenggut 1 kebahagiaan Ani maka kalimat sapaan inipun aku kubur dalam-dalam di
hatiku,dan apa yang menjadi mimpi serta harapanku akan aku biarkan mengalir apa
adanya dengan segala kondisi serta situasi yang akan terjadi,kata pasrah yang sering ani katakan benar-benar
juga akan aku terapkan dalam kehidupanku.
JAGALAH LENTERA KASIHMU
Tak banyak yang bisa aku lakukan buat ani
karena aku sendiri menyadari akan siapa diriku
Banyaknya kekurangan yang ada pada dirikulah
yang kemudian menyadarkanku lebih baik aku pergi
Dahulu aku memang pantang menyerah untuk
selalu ada di samping ani,namun bersama perjalanan situasi mungkin inilah yang
terbaik yaitu pasrah
Janganlah ani menganggap aku pingin merenggut
kebahagiaan ani,Karena kata-kata inilah yang menyakitiku
Kesalahan ani adalah ….. ahhh tidak! Ani
tidaklah salah…
Kesalahanku adalah telah membiarkan hatiku
jatuh hati kpd ani namun aku brusaha menampiknya,sehingga tak terasa akupun
mencurahkan kasih serta sayang yang berlebihan kepada ani
Namun jujur bersama ani rasanya
tenang,nyaman,dan mampu merasakan sesuatu yang entah itu apa
AHHH sudahlah….
Semoga ANI mampu menjaga lentera kasih
bersamanya sehingga arah masa depan anipun semakin Nampak
Semoga lentera kasih itu bisa membawa
kehidupan ani yang sebenarnya
Semoga lentera kasih itu mampu menuntut apa
arti kasih serta sayank yang sebenarnya
Semoga lentera kasih itu mampu menemani dan
tahu akan jeritan ani yang sering ani sembunyikan
Semoga lentera kasih itu mampu mengusap
setiap air mata kesedihan ani
Semoga lentera kasih itu mampu menjadi
sahabat serta do-a untuk ani.
Sejak aku mendengar kabar pada tgl
20-november-2011 ani akan melangsungkan akad nikah,Banyak hal yang kemudian
berubah dalam hari-hariku,akhirnya aku menyadari betapa hatiku haruslah tabah
dengan keadaan hidupku,semua ini memang salahku,kini aku menyadari banyak hal
akan kekurangan hidupku
Ada seorang teman yang mengatakan……
”Datanglah saat acara akad nikah
di pernikahannya bersama teman-sebanyak-banyaknya,jangan kau datang sendiri,jangan
berlagak sok tabah karena hal itu hanya akn menambah kenangan pahit ,dengan
banyak teman tentunya mereka akan membantu agar tersamlur,kita bisa
guyon-guyon,,,jangan temui dia secara pribadi karena apa yang kita lakukan
tidak akan pernah merubah apapun..Percuma!!Selesai acara langsung pulang anggap
apa yang tadi deliwati adalah sekedar acara makan-makan di resto,jangan bawa
kado ataupun member ucapan yang terlalu berkesan karena hal itu justru akan
membuat kamu lebih bersedih,sedangkan dia hanya akan merasa risih dengan
ucapan-ucapan berlebihan yang sudah ga perlu lagi buat dia,jangan terlalu
terpaku memandang dia atau pasangannya,karena hal itu justru akan menambah
memori dalam otakterasa terbuang sia-sia,lebih baik kagumi dekorasi,soun system,pengisi
acara,atau apapapun yang menurut kamu bisa jadi bermanfaat atau acuan untuk
aktifitas sehari-hari dengan begitu kamu gak akan terlalu kagum tentang kedua
mempelai melainkan kamu pulang membawa ilmu serta pengalaman yang lebih
bermanfaat untuk memacu semangat agar tetap tegar menjalani kehidupan meski
tanpa dia”.
Dari kalimat itulah kemudian saya mulai
menyakinkan pada hati ku bahwa pernikahan itu ialah penyatuan dua hati yang
berbeda yang akan saling memberi kasih sayang,perhatian serta kepedulian...berubahnya
suatu hukum yang tadinya haram menjadi halal,..pernikahan ialah memenuhi sunah
rosul dan hal itu merupakan suatu ibadahkarena dengan menikah berarti manusia
sudah menyempurnakan separuh agamanya,nuansa pernikahanpun adalah kebahagiaan
kalaupun ada air mata semua itu hanya air mata kebahagiaan,pernikahanpun
merupakan acara sacral yang sebagai mana di situ banyak sekali doa serta restu
yang di sampaikan,pernikahan merupakan awal dimana sepasang sejoli membuka
lembaran baru meski harus meninggalkan namun pada hakekatnya adalah menemukan
pasangan hidup untuk menjalani bersama suka duka bahagia lara dalam keadaan
apapun dan pastinya menuju ke suatu tujuan yaitu untuk memperoleh ketenangan
hidup,menjaga kehormatan atau pandangan mata serta mendapat keturunan hingga
tercipta rumah tangga yang sakinah mawadah wa rohmah.
Mengambil hikmah dari semua yang sudah aku
lalui,mengenai kebersamaan yang selama ini kami lewati pastinya akan kubiarkan
mengalir menyejarah dalam kehidupanku karena biar bagaimanapun aku harus yakin
memang inilah yang terbaik bagiku terlebih bagi Ani.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus